April 7, 2008...3:29 am

Gak Gaul Gak Global Warming

Jump to Comments

Suatu ketika seorang teman saya pergi berbelanja baju murah ke Gede Bage. Berhubung teman saya ini adalah orang yang cukup concern terhadap lingkungan, ia mulai membiasakan diri untuk mengurangi menggunakan kantong plastik. Oleh karena itu sewaktu ke Gede Bage, ia membawa keranjang belanjaan sendiri yang terbuat dari bahan semacam kain. Ketika selesai melakukan transaksi dan si penjual akan memasukkan barang bawaannya ke kantong plastik hitam, teman saya berkata “mas gak usah pake plastik saya bawa sendiri kok”. Si mas-mas penjual malah nyengir dengan komposisi 80% heran dan 20% lucu sambil berkata “global warming mbak ya?”.

Bohong jika saat ini anda belum pernah mendengar istilah global warming. Global warming saat ini telah menjadi suatu istilah yang sangat populer. Di pasar pedagang membicarakan global warming, di kampus mahasiswa mengkaji global warming, di sekolah siswa mendiskusikan global warming, di kabinet pejabat membahas global warming, bahkan di televisipun artis ikut-ikutan peduli terhadap global warming. Saat ini istilah global warming bukan lagi milik para akademisi atau para aktivis lingkungan. Tua-muda, pintar-bodoh, kerja-pengangguran, semua membahas global warming.

Sebenarnya masalah global warming telah menjadi isu dunia sejak bertahun-tahun ke belakang. Tapi anehnya entah kenapa kampanye anti global warming baru heboh pada awal millennium ke tiga ini. Mungkin ini dikarenakan dunia baru secara official melakukan langkah konkret pada tahun 1990-an akhir sehingga kampanye anti global warming ini baru sekarang terasa. Dan pada tahun 2000-an ini, kampanye global warming benar-benar sedang booming. Saat ini global warming tak ubahnya seperti film Ayat-Ayat Cinta yang dibicarakan dimana-mana.

Suatu ketika saya lupa untuk membuang botol plastik aqua yang telah saya minum. Melihat ini teman saya berkata “Parah lu cap, sampahnya gak dibuang, gak tau apa global warming?”. Hal yang menggelikan adalah ternyata ketika saya bertanya tentang apa hubungan antara buang sampah sembarangan dengan global warming, dia malah tidak tahu. Yah begitulah, saking tenarnya si global warming ini, sampai-sampai kadang orang membicarakannya tanpa tau maknanya. Makna dari global warming menjadi tidak penting. Yang lebih penting adalah “gak gaul kalo gak global warming”. Bahkan kemaren saya baru tahu bahwa ada band dari Indonesia yang menamai dirinya “Efek Rumah Kaca” Hahaha…. Sungguh menggelikan, terdengar sangat oportunis.

Satu hal yang saya khawatirkan dari hal ini, jika heboh-heboh global warming di masyarakat tak lebih dari sebuah trend sebagaimana trend pakaian dll, beberapa tahun lagi pasti global warming tidak akan terdengar lagi dan pada akhirnya kepedulian yang terbangun seperti saat ini pun akan sirna dengan begitu saja. Orang-orang hanya akan terbawa eforia sesaat dan pada akhirnya akan lupa. Ada istilah Fashion come and go. Mudah-mudahan kepedulian terhadap global warming bukan fashion sebagaimana dalam istilah tersebut. Mudah-mudahan kepedulian terhadapa global warming memang berasal dari lubuk hati manusia yang paling dalam dan bukan merupakan dampak dari media massa yang saat ini semakin oportunis. Bagi kita yang sering mendengar tentang global warming namun belum benar-benar memahaminya (sebab, akibat dan pencegahan) tidak ada salahnya untuk mencoba memahami dan melaksanakannya. Sudah sewajarnya kita mulai memperhatikan nasib bumi kita demi kelangsungan hidup kita bersama.

7 Comments

  • tapi hidup emang kayak gitu cap. Trend dan ‘memaknai hidup’ harus seimbang. Pemaknaan yang mendalam tanpa adanya hegemonisasi dengan menciptakan ‘trend’ sulit. ‘trend’ saja tanpa pemaknaan juga. Jadi? Orang-orang yang selalu ‘melek’ kayak lo ini harusnya yang ngatur keduanya. Makanya kampanye Cap! Hwaha… Maaf ya cap…Gw lagi stress nih bikin aporan MME gak beres-beres…Dah nyaris 12 jam non-stop..huehe

  • woi chap
    menurut gue, global warming tuh ga bakalan turun trendnya
    mungkin banyak yang asal ngmng tp ga tau apa artinya dan akhirnya jg jd lupa
    tapi looks like orang2 yang sadar sm lingkungan and really into it jg makin banyak
    gue berdoa aja smga itu benar2 terjadi, kita jg ga mau kan beberapa puluh tahun lagi, kita semua kudu tgal di gunung krn rumah kita udh kerendem air laut :(

  • *nyampah dikit*
    cie ciee nemenin siapa tuh caapp ke gede bage?? =P

    *serious mode*
    yah.. global warming tu mank skarang jadi kayak tren gitu.. buktinya salah satu artis kita aja ada yg blg “global warming is cool”, cuma karna dia sering dnger itu dan dia kira itu satu tren macemnya tren baju ato gaya rambut.. tapi yah, biarin aja org2 kayak gitu terus berkarya, at least org2 yg berpendidikan bakal terus ngusahain buat meminimalisir global warming ini kan.. heheh.. =D lalu lalu.. dengan tren semacem itu kan.. makin banyak org yg tau tentang global warming. hahahaha.. meski ga smuanya paham, kayak kata loe.. =P

  • @adinda ip
    mungkin dari dulu kelemahan gua adalah selalu menuntut kondisi yang ideal…

    @achie..
    intinya jangan sampe kita menjalankan sesuatu tanpa pemaknaan, kan sayang kalo kita cuma heboh2 tapi sebnernya gak ngerti, padahal global warming itu bukan suatu masalah yang sepele.

    @inez..
    orang temen gua belanjanya sendiri kok.. hhehe, iya tu nes, sekarang artis2 lagi care2-nya sama global warming. MTV VJ hunt juga ternyata sekarang temanya clean earth gitu2.. h

  • irawansuryakusuma

    gilaa… gokil lw cap… Dah aktivis, gaul, banyak cewenya, pinter pula.. kurang apa sih lw jadi orang.. mahasiswa ideal mang lw cap

  • kira2 gw mo komen apa ketebak ga cap…?

  • @ pramasfinningan :
    :-”
    *copy di ym


Leave a Reply