Akhir-akhir ini saya sedang giat-giatnya belajar dan mengkaji tentang ilmu ekonomi. Ilmu ekonomi yang saya kaji terutama yang berkenaan dengan ekonomi makro. Percaya atau tidak, beberapa minggu yang lalu saya membeli kembali buku pelajaran ekonomi SMA kelas 1, 2 dan 3. Padahal waktu SMA dulu, pelajaran ekonomi termasuk salah satu pelajaran yang tidak saya suka (maaf kan saya Bu Har dan Bu Ifat…). Awalnya saya belajar ekonomi adalah karena saya sering tidak mengerti berita-berita di rubric ekonomi ketika membaca Koran. Banyak pertanyaan muncul dari otak saya seperti kenapa pemerintah memberikan subsidi, kenapa pemerintah memutuskan untuk mengimpor beras, kenapa inflasi dan resesi terjadi, dan sebagainya. Saya ingin mengerti mekanismenya.
Setelah beberapa minggu saya sering mengkaji tentang ekonomi, saya mendapati bahwa ternyata ilmu ekonomi merupakan ilmu yang sangat menarik, sangat dekat dengan kehidupan kita sehari-hari. Bahkan sekarang saya jadi menikmati dalam membaca rubrik ekonomi koran-koran atau majalah-majalah ekonomi dan bisnis. Entah kenapa dulu ketika saya di SMA saya tidak bisa menemukan hal ini. Malah sekarang saya jadi berpikir untuk pindah jurusan ke Ekonomi UI. Sepertinya saya akan sangat menikmati studi saya kalau pindah jurusan. Apalagi saat ini saya tejebak dengan gaya belajar oportunis. Saya bukannya tidak suka atau merasa kesulitan di bidang yang sekarang saya tekuni. Saya hanya merasa tidak lagi mendapat feel “ingin tahu”. Saya hanya merasakan feel “bertahan hidup” saat ini. Entah apa sebabnya. Mungkin memang karena saya yang kurang waktu belajarnya atau memang sistem pembelajaran di ITB yang mendukung mahasiswanya untuk menjadi oportunis. Ah entahlah.. Mungkin lain kali saya akan menulis panjang lebar tentang ini.
Anyway… Aneh gak ya kalo pindah jurusan di tingkat empat?

udah s2 kabur ke ekonomi aja cap!
hahaha..
@dhz corner
saran akan dipertimbangkan.. hehe..
apa karena nilai ektek jelek jadi mau belajar lagi? haha
Bersama ini saya ingin mendapatkan beberapa penjelasan tentang :
1. Penjelasan Kurva surplus produsen dan konsumen
2. harga c.if dan f.o.b
Kurva tradabel output dan non tradable output serta hrga keseimbangan dalam negeri yang kapan perlu impor dan kapan perlu ekspor
3. Grafik benefit bruto
4, harga shadow price
Terimakasih,
Wassalam
Warju ZY
gimana c cara belajar yang efisien buat ekonomi makro n mikro
1.ekonomi tu sebenarnya masuk di ilmu sosial atau alam, karena saya pernah baca ada di antara keduanya
2. ekonomi itu lebih berpikir deduktif atau induktif
makaceh, salam
300 RIBU MENJADI 22 JUTA DALAM 100 HARI
hmm, say juga mau belajar ekonomi, tp tidak sadar, ternyata ide yang lebih baik itu beli buku2 sma lagi ya..hahaha..mkasih udah share.
artikelnya bagus,…..
mengajari kita untk blajar ilmu d luar bidang yg kita pelajari skrg,,,,
lu saya orang ekonomi,rncana mau blajar ttg IT….
keren juga kayax…….thx
artikelnya ini sangat menarik bagi saya,,,,,,,,,,,,,,,, saya seorang Ekonomi tapai saya ingin belajar lagi ilmu-ilmu yang lain seperti Hub. Internasioal, Hukum suapaya saya bisa mengerti semua…………… tapi kasiah saya g punya ………………………..
Saya juga tertarik dengan ekonomi. Gmn caranya bs belajar ekonomi sendiri? Saya masih bingung.