June 24, 2009...12:46 am

Debat Capres dan Cawapres Mengecewakan

Jump to Comments

47183sby 100oJaHPC6a82

Saya cukup kecewa dengan debat capres dan cawapres yang sudah ditayangkan di televisi. Bukan apa-apa, tidak terasa gregetnya. Bahkan saya tidak merasa ada perdebatan diantara mereka. Seperti musyawarah mufakat saja jadinya. Yang satu menyatakan pendapat, yang lain menyatakan setuju sambil menambah-nambahkan sedikit.

Kata orang, bahasa tubuh tidak bisa berbohong. Kalau kita nonton debat-debat tersebut, semua akan terasa kaku dan kurang ekspresif. Seperti datang tidak dari hati. Alur debat juga sudah bisa ketebak. Semua jawabanpun serba normatif. Bahasanya juga politis. Debat jadi tak lebih hanya retorika belaka.

Saya jadi merasa ini hanya formalitas pemilu saja. Sesuatu yang harus dilaksanakan tapi kita bahkan tidak mendapatkan manfaat dari sesuatu ini. Buang-buang waktu dan tenaga saja. Kalau begini kapan pintarnya masyarakat kita? Masa debat capres sama dengan debat ketua himpunan di kampus? debat ketua himpunan saja masih terasa gregetnya.

Seorang teman dalam sebuah obrolan santai bahkan menyatakan debat ini tak lebih hanya sekedar teater membosankan tanpa ekspresi, tanpa penokohan yang kuat, dan lebih parahnya lagi tanpa kemampuan ber-acting yang baik.

Apa yang salah sebenernya?

Para capres dan cawapres kita yang kurang berkarakter? panitia kurang baik mengatur acara debat? atau memang mental bangsa kita yang seperti ini?

sumber gambar :

http://indie.inilah.com/data/berita/foto/47183.jpg

http://news.okezone.com/photo/dt/content/2008/09/12/1/145379/oJaHPC6a82.jpg

Leave a Reply