Berkebun

Pada postingan kali ini saya akan berbagi pengalaman saya dalam hal mengurus taman. Mungkin pengalaman saya ini tidak seberapa. Mohon maaf klo saya agak norak, maklum baru kali ini saya berurusan dengan tanaman.

Saya punya taman dirumah, tidak besar memang. Taman saya ditanami berbagai macam tanaman, saya sendiri tidak tahu namanya. Yang jelas ada deretan tanaman mawar di barisan terdepan. Tanaman ini yang biasanya jadi perhatian Mama kalau ke rumah.

Mama menitipkan taman ini pada saya agar dirawat. Kalau boleh saya bilang, tanaman ini cukup dimanja.  Taman saya ini disiram setiap dua hari sekali, diberi pupul NPK khusus daun dan bunga setiap dua kali seminggu, disemprot fungisida secara teratur, dan dipotongi bagian-bagian yang matinya secara rutin. Kalau dikalkulasi biayanya, mulai dari harga pupuk, harga fungisida, peralatan berkebun hingga upah pekerja, saya kira angkanya cukup besar.

Untuk mengerjakan itu semua, saya dibantu oleh mas-mas di rumah. Kerjaan saya praktis hanya mengawasi setiap minggu. Beberapa hari yang lalu terjai kasus yang membuat saya cukup panik.

Beberapa hari yang lalu, secara tiba2 beberapa tanaman daunya bolong-bolong. Di daun dan batang tanaman tersebut juga tiba-tiba muncul putih-putih yang awalnya saya tidak tahu itu apa.

Awalnya saya mengira ini jamur. Tapi kalau daunnya bolong, logiknya ini pasti dimakan serangga. Setelah saya cek, tidak ada belalang, ulat atau seranga-serangga lain disana. Tidak mungkin jamur menyebabkan daun bolong seperti itu. Tanaman tersebut juga telah disemprot curacron (fungisida) secara teratur.

Saya makin bingung, apa gerangan putih-putih tersebut. Apakah ada hubungan antara putih-putih tersebut dan daun yang bolong?

Setelah saya cari tau, ternyata putih2 tersebut adalah ulat. Aneh, ulat biasanya bentuknya jelas, besar, berbulu, dan warnanya mencolok. Tapi ini hanya putih2 saja. tidak bergerak pula.

Berikut gambarnya :

Daun bolong-bolong

Putih-putih yang ternyata ulat, entah ulat apa

Setelah saya cari tau lagi (mengurus tanaman tapi banyakanya mencari tahu, haha, dasar generasi internet), ternyata obat yang bisa dipake untuk membunuh serangga (insektisida) ada beberapa.

Yang paling kuat adalah antracol. Antracol ini adalah insektisida keras. Setutup botol dicampurkan dengan 1 liter air kemudian disemprotkan ke tanaman satu bulan sekali. Antracol ini tidak boleh tersentuh kulit apalagi sampai kehirup. Anda harus memakai sarung tangan dan masker untuk menyemprotnya. Baunya juga cukup menyengat.

antracol

Insektisida yang lain adalah dursban. Dursban ini dosisnya ‘kekerasannya’ dibawah antracol. Aturan pemakainannya saya tidak begitu tahu.

Dursban

Insektisida yang terakhir adalah Rizotin. Rizotin dosisnya paling ringan dibandingkan yang lain

Saya memilih antracol, pasalnya hama di taman saya sudah menyebar. Sudah satu koloni tanaman mati gara-gara hama ini.  Yang masih mengganjal saya adalah apa jenis hama tersebut? Mungkin ada rekan-rekan yang tau?

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s