Welcome to Bali…

Pada liburan lebaran kemaren saya diajak oleh orang tua saya berlibur ke Bali. Ini kunjungan pertama saya ke Bali. Entah kenapa dari dulu orang tua saya selalu enggan jika diajak untuk berlibur ke Bali. Saya pergi berlibur sekeluarga, ayah, mama, abang dan adek-adek saya. Berikut beberapa tempat yang saya kunjungi :

Pantai Nusa Dua

Sebenernya pantai ini hanya pantai biasa. Yang berbeda hanyalah kita bias melakukan berbagai macam olahraga air disini, Baru kali ini saya melihat pantai dimana terdapat banyak sekali orang melakukan olahraga air. Yah banyak sekali. Parasailing, Jet ski, Flying fish, banana boat, diving, snorkeling, dan berbagai macam olahraga air lainnya. Saya juga sempat diving di pantai ini. Di pantai ini tidak terdapat terumbu karang yang istimewa, bahkan sebagian besar terumbu karangnya sudah rusak, hanya terdapat banyak sekali jenis alga yang berwarna hijau seperti plastic. Akan tetapi ikan-ikan lautnya cukup bagus, bayak dan beragam. Seharusnya jika ingin diving saya pergi ke Pantai Nusa Penida. (klik pada gambar untuk memeprbesar)

Pantai Nusa Dua ikannya cukup banyak saya...

Pura Uluwatu

Pura ini terletak di titik paling ujung pulau Bali dan langsung berbatasan dengan Australia. Pura ini terletak di pinggir pantai diatas bukit yang lumayan tinggi dari dari permukaan laut. Pemandangan dari pura ini sangat fantastis.Bisa anda lihat di foto di bawah. Di sini saya sempat menonton Tari Kecak. Saya tertarik menonton tari ini karena dulu saya pernah melihat tari ini di film cinta silver. Tari ini menurut saya sangat unik. Tari ini tidak diiringi oleh alat musik sebagaimana tari-tari pada umumnya. Tari ini diiringi oleh paduan suara laki-laki dewasa. Tari ini menceritakan tentang pewayangan Ramayana. Tari ini biasa dilakukan pada sore hari menjelang malam. Saya sendiri menonton tari ini diatas sebuah bukit dengan latar belakang sunset yang sangat indah. Suasana yang sangat romantis menurut saya. (klik pada gambar untuk memeprbesar)

Salah satu sudut di pura uluwatu Kedua adek saya... tari kecak Latar Belakang stage tari kecak...Romantis.. hehhe...

Jimbaran

Kata ayah saya, belum pergi ke Bali jika belum makan ikan bakar di Jimbaran. Jimbaran memang terkenal dengan tempat makan ikan bakarnya. Di Jimbaran banyak terdapat café-café yang pada umumnya ramai dipadati pengunjung pada malam hari. Pada malam hari kita bisa menikmati ikan bakar di pinggir pantai beratapkan langit dan berlantaikan pasir pantai dengan latar belakang suara ombak, lampu remang-remang dan diriingi musik bali yang sangat tenang. Suasanananya sangat romantis menurut saya. Tidak terbayang dahulu sebuah bom pernah meledak disini. Jika sudah punya istri nanti, saya ingin mengajak beliau kesini. Hehehe. Disana saya melihat dua orang turis mancanegara yang sedang kissing tepat dibelakang meja saya. Mereka melakukannya cukup lama, serasa dunia milik berdua. Untungnya yang melihat hanya saya sendiri. Padahal di meja saya ada adek saya yang baru berumur 10 tahun. Apa jadinya jika ia melihat peristiwa tersebut. Saya jadi paham mengapa saya baru diajak orang tua saya ke Bali ketika saya telah berusia 20 tahun. Soal harga jangan ditanya. Makan berenam bisa habis 800 ribu. (klik pada gambar untuk memeprbesar)

suasana makan di jimbaran

Pura Tanah Lot

Jika anda melihat iklan wisata ke Bali dan ada gambar sebuah pura di pinggir laut, maka boleh jadi itu adalah Pura Lot. Pura Tanah Lot memang merupakan salah satu ikon wisata pulau Bali. Pura ini terletak di pinggir laut, diatas sebuah batu besar. Menurut abang saya yang berkuliah di Teknik Geologi ITB, pantai ini unik, karena hanya tediri dari batu yang sangat besar. Menurut dia pantai ini terbentuk dari proses tektonik yang berlangsung jutaan tahun, blablabla. Yah entahlah apa kata beliau, saya tidak perduli, saya hanya tertarik pada pemandangan pantainya yang sangat bagus.

scenery05_tanahlottemple.jpg

Ubud

Kebetulan saya menginap di Ubud. Di Ubud banyak terdapat galeri-galeri seni. Di sini juga banyak terdapat café-café yang selalu dipenuhi turis manca negara. Cuaca di sini cukup dingin. Memang sangat nyaman untuk dijadikan tempat tinggal.

Garuda Wisnu Kencana

Ide Graha Wisnu Kencana sebenernya adalah Bali ingin memilki sebuah hall konser yang sangat hebat. Maklum penyanyi-penyanyi terkenal dari luar negri memang sering konser di pulau ini. Akan tetapi hall yang ingin di buat tidak ingin hall yang biasa-biasa saja, sehingga muncullah ide untuk membuat sebuah hall dimana disana terdapat patung terbesar di dunia (mungkin kira-kira sebesar gedung bertingkat) dimana nanti di dalamnya terdapat mall. Patung yang akan dibuat rencananya adalah patung dewa wisnu menaiki burung garuda. Oleh karena itu tempat ini dinamakan garuda wisnu kencana. Rencanananya proyek ini selesai pada tahun 2008, akan tetapi, sampai saat ini proyek ini belum juga selsai, bahkan yang baru jadi rampung baru bagian bawahnya saja dan sebagian dewa wisnu, mungkin baru sekitar 10%. Saya dengar proyek ini terhambat masalah biaya. Yah memang proyek ini saya nilai sebagai proyek yang sangat visioner tapi terlalu muluk-muluk mengingat saat ini Negara kita masih susah. (klik pada gambar untuk memeprbesar)

Setengah JAdi....

Lain kali saya ingin pergi lagi ke Bali, tapi mungkin backpack-ers dan bersama teman-teman saya… hahahha

4 thoughts on “Welcome to Bali…

  1. oh, GWK tuh bukannya Garuda Wisnu Kencana yah? hehehe…
    eh,, btw,, yang bikin GWK tinggalnya di setra duta, plus workshop tempat dia bikin GWK pun juga di sana.

  2. @[Paw]
    iya paw, garuda wisnu kencana maksud gua, tapi entah kenapa gua nulisnya graha, terlalu terburu-buru kali nulisnya, udah gua ganti tuh.. heheh

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s