Kenalan, Teman dan Sahabat

Terinspirasi oleh postingan Teh Gina tentang apa itu arti teman, maka saya disini juga akan membahas hal yang sama. Memang kadang beberapa kejadian membuat kita bingung apa itu arti teman. Ketika kita mendapatkan masalah kita terkejut mendapati kondisi bahwa ternyata orang yang selama ini kita anggap teman tidak rela untuk berkorban membantu kita. Atau bahkan untuk membalas SMS saja dia tidak mau. Hal seperti ini membuat kita kembali merenung apa itu sebenarnya teman. Disini saya akan membahasnya dalam versi saya.

Menurut saya ada tiga golongan besar yang dapat membagi orang-orang yang ada disekitar disekitar kita (selain keluarga tentunya). Tiga golongan itu adalah kenalan, teman dan sahabat. Mungkin anda punya satu golongan lagi yaitu musuh, tapi saran saya, sebaiknya anda menghapus golongan itu, karena memang tidak ada gunanya juga memiliki musuh.

Golongan pertama adalah kenalan.

Suatu saat ketika anda sedang duduk-duduk, lalu teman anda datang bersama temannya yang lain. Lalu teman anda mengenalkan temannya kepada anda. Setelah anda berkenalan, setiap berpapasan di jalan anda menyapanya dengan berkata :

“oi kemana?”
atau
“gak kuliah?”
atau
“kemana? balik?”

Dalam bahasa sehari-hari kita menyebutnya basa-basi. Sebenarnya anda melakukan itu karena memang anda tidak tahu lagi harus mengatakan apa. Jika tidak mengatakan apa-apa, anda akan terlihat sombong. Anda tidak banyak memilki informasi tentang dia seperti sedang sibuk apa dia sekarang, sedang mendapat masalah apa dia sekarang, apa saat ini dia sedang bahagia atau tidak. Mungkin yang anda tahu hanya nama dan jurusannya.

Jika anda mengenal orang yang seperti itu, maka inilah yang disebut kenalan. Penjelasan gampangnya adalah anda tahu nama dia dan diapun tahun nama anda. Tidak lebih. Boro-boro untuk meminta tolong, ketika bertemu di mall saja kadang kita masih ragu untuk menghampirinya walaupun hanya untuk sekedar ngobrol.

Golongan kedua adalah teman.

Disini saya mendefinisikan teman adalah orang yang terlibat dalam satu kegiatan yang sama dengan anda. Contohnya adalah teman sekolah, teman kuliah, teman kerja anda, teman kerja dalam suatu kepanitiaan, teman satu kosan, teman satu asrama dan sebagainya. Kegiatan yang sama yang saya maksud disini tidak harus berada pada tempat dan waktu yang sama. Misalnya anda memilki komunitas maya dimana anggotanya terdiri dari orang-orang dari berbagai macam daerah di Indonesia. Hal ini juga saya definisikan sebagai “kegiatan” yang sama.

Biasanya orang yang termasuk dalam kategori teman hanya akan menghubungi kita selama kita masih terlibat dalam satu kegiatan dengan dia. Sebagai contoh jika anda memiliki teman ketika sekolah dahulu dan ketika lulus dia tidak pernah lagi menghubungi anda walaupun hanya untuk sekedar mengirimkan SMS lebaran, maka orang seperti ini saya sebut sebagai teman.

Hubungan per-“teman”-an biasanya dilandsai oleh suatu kepentingan yang mutual (saling menguntungkan). Teman bermain atau gank bermain anda misalnya. Anda terikat dengan teman-teman satu gank anda karena anda biasa bermain dan kumpul-kumpul bersama. Jika anda sudah tidak pernah ngumul dan bermain bersama lagi, tentu anda akan keluar dari gank bermain anda. Dan ketika anda sudah keluar dari gank bermain anda, komunikasi anda dengan teman-teman yang dahulu tentu akan berkurang atau bahkan tidak ada sama sekali. Menurut saya orang-orang seperti ini terikat dalam sebuah hubungan pertemanan, tidak lebih. Oleh karena itu, jika anda memilki teman bermain (gank) hati-hati dalam menyebut mereka sahabat.

Saya simpulkan bahwa definisi teman adalah orang yang memiliki hubungan yang dilandasi oleh kepentingan yang mutual dikarenakan mereka sehari-harinya terlibat dalam suatu kegiatan yang sama. Saya bisa mengatakan bahwa hubungan pertemanan adalah sebuah hubungan yang pamrih. Tidak ada yang salah dengan hal ini, sangat manusiawi.

Golongan terakhir adalah sahabat.

Apakah anda pernah merasa suatu saat anda dikelilingi oleh orang-orang yang mencintai anda tapi ternyata di saat yang lain justru anda merasa sangat kesepian, seakan-akan tidak ada yang peduli dengan anda. Misalnya ketika anda punya masalah lalu anda bingung akan bercerita kepada siapa. Tidak ada orang yang mau merespon dengan baik. Jika anda memiliki kondisi seperti ini, anda harus curiga bahwa anda tidak memiliki sahabat.

Hubungan antar dua orang sahabat tidak lagi dilandasi oleh kepentingan atau kegiatan yang sama. Hubungan persahabatan tidak dilandasi oleh apapun selain hubungan itu sendiri. Sahabat bukan tentang senasib dan sepenanggunngan atau kesamaan perbuatan. Sahabat adalah tidak pamrih dan tulus. Hubungan persahabatan tidak akan terbatas waktu dan tempat. Tidak perduli anda dan sahabat anda dimana atau sudah berapa lama anda tidak bertemu, anda akan terus saling mengabari dan berkomunikasi.

Kehadiran seorang sahabat biasanya baru akan kita sadari setelah kita mendapatkan masalah. Ketika anda mendapatkan masalah dan anda sangat butuh bantuan, maka sahabat anda adalah nama yang ketika itu keluar dalam otak anda. Tentunya anda yakin bahwa nama itu akan bersedia untuk mendengarkan cerita anda atau bahkan membantu anda.

Beberapa hari kebelakang ini kebetulan saya tertimpa sebuah masalah. Mungkin buat beberapa orang masalah ini konyol, tapi buat saya cukup menyita pikiran, ya tergantung bagaimana menyikapinya. Ketika itu saya langsung terpikir untuk bercerita ke beberapa orang. Salah satunya adalah sahabat saya yang sedang berkuliah di Jogjakarta. Dan ternyata sahabat saya ini mau mendengarkan dan merespon cerita saya dengan baik. Saya pun tidak segan-segan untuk bercerita apa adanya. Yah begitulah seorang sahabat, tidak perduli tempat dan waktu, seorang sahabat akan selalu ada untuk sahabatnya. Kita akan selalu nyaman untuk bercerita apa saja kepada sahabat kita.

Suatu ketika motor saya rusak jam 12 malam di daerah Taman Maluku. Ketika itu secara spontan saya langsung menghubungi teman saya yang kebetulan punya mobil. Saat itu juga dia yang ketika itu sedang dalam perjalanan pulang langsung putar balik dan menghampiri saya untuk membantu. Yah begitulah seorang sahabat, selalu berusaha untuk menolong anda walaupun anda tidak memberinya imbalan.

Sahabat bukan sembarang orang. Sahabat tidak sama dengan teman biasa. Saya kira parameter penting dari seorang sahabat adalah kemauan dia untuk menolong anda ketika anda berada dalam kesulitan. Tidak perduli anda dimana dan kapan, dia akan selalu berusaha untuk membantu anda dengan ikhlas. Jadi jangan sembarangan untuk menyebut orang disekitar anda sahabat. Jika anda punya teman bermain, teman dalam suatu organisasi, atau teman apapun, sebelum mengklaim dia sebagai sahabat anda, saya sarankan kepada anda untuk mengetes dia terlebih dahulu. Ketika anda berada dalam kesulitan cobalah untuk meminta bantuan kepadanya. Bukan soal dia dapat memecahkan masalah anda atau tidak, yang penting dia memilki kemauan untuk membantu atau tidak.

Bagaimana hubungan persahabatan bisa terbentuk? Saya pikir ini tidak bisa dijelaskan dengan pasti. Ini bukan matematika atau fisika yang memilki jawaban eksak. Saya pikir hubungan persahabatan tidak dapat dibentuk dalam proses yang premature. Setidaknya menurut saya ada satu sarat agar dua orang dapat bersahabat, yaitu kesamaan pikiran dan pandangan. Jika dua orang sudah memilki hal ini, maka saya yakin jalan untuk menjadi sahabat terbuka lebar. Tapi bukan berarti bahwa dua orang yang memilki kesamaan pandangan dan pikiran pasti bersahabat.

Sekarang silahkan anda merenung, berapa dan siapa saja kenalan, teman dan sahabat yang anda punya. Kenalan dan teman yang banyak mungkin akan percuma jika anda tidak memilki sahabat, karena suatu saat anda pasti akan merasa kesepian.

14 thoughts on “Kenalan, Teman dan Sahabat

  1. Betul….
    KENALIN DHZCORNER_GENK………………:P
    kalo yang buat happy hour itu namanya apa kak aulia?
    hohoho..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s